Nasional
Beranda ยป Berita ยป Waduk Cilangkap Batu Licin Jadi Solusi Struktural Pengendalian Banjir Terpadu

Waduk Cilangkap Batu Licin Jadi Solusi Struktural Pengendalian Banjir Terpadu

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meresmikan Waduk Cilangkap Batu Licin di Jakarta Timur, Senin (12/1) pagi. (Foto: Dok RUZKA INDONESIA)
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meresmikan Waduk Cilangkap Batu Licin di Jakarta Timur, Senin (12/1) pagi. (Foto: Dok RUZKA INDONESIA)

RUZKA INDONESIA โ€“ Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meresmikan Waduk Cilangkap Batu Licin di Jakarta Timur sebagai langkah penting dalam upaya pengendalian banjir disambut baik Anggota DPD RI Dapil DKI Jakarta Fahira Idris. Peresmian ini dinilai menunjukkan komitmen Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk menghadirkan solusi struktural yang berkelanjutan di tengah meningkatnya intensitas hujan ekstrem dan kerentanan wilayah Jakarta terhadap banjir.

Menurut Fahira Idris, kehadiran waduk ini tidak hanya berfungsi sebagai infrastruktur penampung air, tetapi juga menjadi bagian dari sistem pengendalian banjir terpadu yang sangat dibutuhkan Jakarta. Terlebih, hujan deras yang kembali menyebabkan banjir di sejumlah titik Jakarta dalam beberapa hari terakhir menjadi pengingat bahwa persoalan ini membutuhkan penanganan yang konsisten, terencana, dan lintas sektor.

โ€œPeresmian Waduk Cilangkap Batu Licin adalah langkah maju yang patut diapresiasi. Ini menunjukkan bahwa Pemprov DKI Jakarta tidak berhenti membangun solusi jangka menengah dan panjang. Namun, banjir adalah persoalan sistemik, sehingga keberhasilan waduk ini harus diperkuat dengan kebijakan yang terintegrasi,โ€ ujar Fahira Idris di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (13/01/2026).

Namun, pengalaman banjir yang kembali terjadi di berbagai titik Jakarta mengajarkan satu hal penting bahwa tidak ada solusi tunggal untuk persoalan banjir. Penanggulangan banjir Jakarta harus dipahami sebagai kerja sistemik dari hulu hingga hilir, dari infrastruktur besar hingga solusi berbasis komunitas.

Terkait upaya penanggulangan banjir di Jakarta, Senator Jakarta ini menyampaikan sejumlah harapan utama agar upaya penanggulangan banjir di Jakarta semakin efektif dan berkelanjutan.

Total OTT KPK 7 Orang, Termasuk Ketua PN Depok dan Direktur Anak Perusahaan Kemenkeu

Pertama, Fahira Idris berharap pembangunan waduk dan infrastruktur pengendali air lainnya terus dilanjutkan dan disinergikan dalam satu sistem terpadu. Waduk baru harus terhubung dengan jaringan sungai, saluran, dan pompa yang ada, sementara waduk-waduk lama perlu direvitalisasi melalui pengerukan sedimen dan peningkatan kapasitas tampung, sehingga daya tahan sistem terhadap hujan ekstrem dapat meningkat secara nyata.

Kedua, pentingnya percepatan penataan sungai dan sistem drainase kota dengan pendekatan yang adil dan berkelanjutan. Normalisasi dan naturalisasi sungai harus berjalan seiring dengan perlindungan warga terdampak, peningkatan kapasitas pompa di titik rawan genangan, serta pemeliharaan rutin infrastruktur air.

โ€œKita membutuhkan pengelolaan air yang tidak hanya reaktif saat banjir terjadi, tetapi preventif sejak tahap perencanaan,โ€ ungkapnya.

Ketiga, penguatan pendekatan ekologis melalui perluasan ruang terbuka hijau-biru, sumur resapan, drainase vertikal, dan solusi berbasis alam (nature-based solutions). Menurut Fahira Idris, ketahanan Jakarta terhadap banjir tidak bisa hanya bertumpu pada beton dan infrastruktur keras, tetapi juga pada pemulihan daya dukung lingkungan.

Pembangunan kawasan harus semakin berbasis resapan air, agar hujan tidak seluruhnya berubah menjadi limpasan permukaan yang memicu genangan.

PAN Dukung Prabowo 2 Periode, Gibran Digantung di Tengah Krisis Rakyat

Keempat, pentingnya kolaborasi regional Jabodetabek dalam pengelolaan daerah aliran sungai (DAS) dari hulu hingga hilir. Banjir Jakarta tidak hanya dipengaruhi curah hujan lokal, tetapi juga kiriman air dari wilayah penyangga serta ancaman rob di pesisir. Karena itu, koordinasi lintas daerah dalam pengelolaan sungai, tata ruang, dan pengendalian sumber banjir harus diperkuat dengan peta jalan bersama yang berbasis data dan risiko.

Fahira Idris juga mengingatkan bahwa penanggulangan banjir tidak boleh dilepaskan dari kepentingan warga. Setiap kebijakan dan proyek harus berorientasi pada keselamatan, kesehatan, serta keberlanjutan kehidupan masyarakat, terutama kelompok rentan yang paling terdampak saat banjir terjadi.

โ€œHadirnya waduk baru di Jakarta adalah langkah penting dan patut diapresiasi. Harapannya, ini menjadi bagian dari strategi besar yang menggabungkan infrastruktur, tata ruang, ekologi, dan kolaborasi lintas wilayah. Melalui kebijakan yang konsisten dan terintegrasi, Jakarta dapat bergerak dari sekadar kota yang selalu โ€˜siaga banjirโ€™ menjadi kota yang semakin tangguh menghadapi risiko,โ€ tandas Fahira Idris.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung telah meresmikan Waduk Cilangkap Batu Licin di Jakarta Timur pada Senin (12/01/2025) pagi. Infrastruktur ini dibangun sebagai solusi strategis pengendalian banjir sekaligus ruang publik hijau yang berkelanjutan. (***)

Editor: Ao S Dwiyantho Putra
Email: aodwiyantho@gmail.com

Giat Polisi Sahabat Anak, Polres Garut Terima Kunjungan TK Kemala Bhayangkari 15 dan 23

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

01

Merasa Dibackingi, Disegel Tetap Beroperasi, Satpol PP Depok Akhirnya Tutup Paksa Koat Coffee

02

Sempat Terhenti, Pembongkaran Bangunan Jogging Track di Badan Air Situ 7 Muara Sawangan Depok Dilanjutkan

03

Lapor KDM, Diintimidasi Preman, Pembongkaran Bangunan di Atas Air Situ 7 Muara Depok Terhenti!

04

Berlaku Nasional, Polres Garut Imbau Masyarakat Manfaatkan Layanan Gratis Contact Center 110

05

Suzuki Carry Minivan 2026, Irit dengan Kegagahan dan Kenyamanan

06

Depok akan Bangun Pabrik Pengelolaan Sampah RDF di TPA Cipayung

07

Warga Dukung Pembangunan Jogging Track Diatas Air Situ 7 Muara Depok, Benarkah Itu?

Sorotan






Kolom