Info Kampus
Beranda ยป Berita ยป Tekan Angka Penderita Tuberculosis, UI Beri Edukasi Warga Pulau Panggang

Tekan Angka Penderita Tuberculosis, UI Beri Edukasi Warga Pulau Panggang

Warga memeriksa kesehatan untuk pengobatan TBC di Desa Pulau Panggang, ย (Foto: Dok Humas UI)ย 
Warga memeriksa kesehatan untuk pengobatan TBC di Desa Pulau Panggang, (Foto: Dok Humas UI)

RUZKA-REPUBLIKA NERWORK — World Health Organization (WHO) mencatat bahwa Indonesia menempati peringkat kedua dunia setelah India dalam jumlah kasus Tuberculosis (TBC).

Indonesia menyumbang sekitar 10% dari total kasus TBC global. Sementara itu, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) juga mempublikasikan data yang menunjukkan bahwa Indonesia memiliki prevalensi TBC yang sangat tinggi dan menjadi masalah kesehatan terbesar di Indonesia.

Dan, salah satu daerah yang rentan adalah daerah kepulauan, dengan akses informasi dan pelayanan kesehatan yang terbatas.

Berlatar belakang permasalahan tersebut, Tim Pengabdi Universitas Indonesia (UI) dari Fakultas Farmasi (FF) melaksanakan program pengabdian masyarakat di Desa Pulau Panggang, Kepulauan Seribu, pada Februari lalu.

Baca juga:

Presiden Prabowo Subianto Targetkan UI Tembus 100 Dunia, Menkeu Siap Tambahan Dana Rp100 Miliar

Sambel Pecel Naik Kelas, Kuliner Khas Blitar Siap Tembus Pasar Global

Kegiatan bertajuk โ€œPengembangan Media Edukasi Penyakit Tuberkulosis dan Pengobatannya di Desa Pulau Panggang, Kepulauan Seribuโ€ ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat terkait pencegahan dan pengobatan Tuberkulosis (TBC) yang saat ini menjadi masalah kesehatan masyarakat signifikan di Indonesia.

Menurut Ketua Tim Program Pengmas UI, apt. Nisa Maria, M.Farm., TBC tercatat sebagai satu dari sepuluh penyakit tertinggi di Pulau Panggang. Untuk mencegah dan menurunkan angka penyakit tersebut, Tim Pengabdi memberikan edukasi terkait penyakit TBC, penyebab, gejala, serta pentingnya pengobatan yang tepat untuk mencegah penyebaran penyakit ini.

Selain itu, program ini memberikan akses kesehatan bagi masyarakat melalui pemeriksaan kesehatan gratis.

โ€œKegitan ini dimulai dengan penyuluhan mengenai penyakit TBC dan cara pengobatannya, yang diikuti dengan sesi tanya jawab antara peserta dan Tim Pengabdi UI. Setelah penyuluhan, dilakukan pengecekan kesehatan secara gratis yang meliputi pemeriksaan tekanan darah, kadar hemoglobin (Hb), kolesterol, asam urat, dan gula darah,โ€ jelas apt. Nisa dalam keterangan yang diterima, Kamis (27/03/2025).

Dosen KPI Unisba Ajarkan Remaja Desa Wisata Lebak Muncang ‘Jinakkan’ Gadget Lewat Adab Islam

Kegiatan pegabdian ini dipimpin oleh Manajer Riset dan Pengabdian Masyarakat FFUI, Prof. Dr. apt. Anton Bahtiar, M.S., serta melibatkan dosen FFUI, yakni apt. Indri Yuliani, M.Farm. Klin.; apt. Annisa Lazuardi Larasati, M.Farm.; Prof. apt. Retnosari Andrajati, M.S., Ph.D.; dan Dr. apt. Febrina Amelia Saputri, M.Farm.

Baca juga:

Kabarnya Ayahnya Masuk Islam, Anak Depok Lama Ini Kemungkinan akan Gabung Timmas Indonesia saat Lawan China

Tim mahasiswa FFUI juga turut terlibat, di antaranya apt. Munawar Satria; Anhar Muflih, S.Farm.; Haqqi Islami Syafi'i, S.Farm.; Bealda Khairunnisa; Nathalia Graciella Anastacia; Aliyya Hanaa Naila; dan Luis Jerycho.

Prof. Anton menyebut bahwa kegiatan ini merupakan langkah awal yang penting dalam upaya penyuluhan kesehatan kepada masyarakat di Desa Pulau Panggang.

Padukan Tradisi dan Standar Global, Vokasi UI Hadirkan Pendidikan Terapi Okupasi Terintegrasi WFOT dengan Filosofi Batik

Melalui program pengmas ini, ia berharap FFUI dapat memberikan kontribusi positif bagi peningkatan kesehatan masyarakat, terutama dalam pencegahan dan pengobatan penyakit TBC.

Acara yang dilaksanakan di Kantor Kelurahan Pulau Panggang ini diikuti oleh ratusan peserta. Sebanyak 50 peserta pertama yang mengikuti pemeriksaan kesehatan mendapatkan makanan sehat dan bingkisan berupa alat tulis, susu, dan multivitamin.

Sekretaris Kelurahan Pulau Panggang, Nur Alim, M.KM, mengatakan bahwa program ini sangat bermanfaat bagi masyarakat karena dapat membantu warga memahami kondisi kesehatan serta cara mencegah dan mengobati penyakit TBC lebih awal.

โ€œKami sangat mengapresiasi upaya FFUI dalam memberikan edukasi dan layanan kesehatan gratis. Ke depannya, kami berharap kegiatan seperti ini dapat dilanjutkan agar warga dapat terus mendapatkan manfaat,โ€ terangnya. (***)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

01

Merasa Dibackingi, Disegel Tetap Beroperasi, Satpol PP Depok Akhirnya Tutup Paksa Koat Coffee

02

Sempat Terhenti, Pembongkaran Bangunan Jogging Track di Badan Air Situ 7 Muara Sawangan Depok Dilanjutkan

03

Lapor KDM, Diintimidasi Preman, Pembongkaran Bangunan di Atas Air Situ 7 Muara Depok Terhenti!

04

Berlaku Nasional, Polres Garut Imbau Masyarakat Manfaatkan Layanan Gratis Contact Center 110

05

Suzuki Carry Minivan 2026, Irit dengan Kegagahan dan Kenyamanan

06

Depok akan Bangun Pabrik Pengelolaan Sampah RDF di TPA Cipayung

07

Warga Dukung Pembangunan Jogging Track Diatas Air Situ 7 Muara Depok, Benarkah Itu?

Sorotan






Kolom