Nasional
Beranda » Berita » Soroti MBG, Lucy Kurniasari: SPPG Harus Berjiwa Sosial, Bukan Komersial

Soroti MBG, Lucy Kurniasari: SPPG Harus Berjiwa Sosial, Bukan Komersial

Anggota Komisi IX DPR RI Lucy Kurniasari (baju putih) saat meninjau SPPG di Surabaya dan Sidoarjo saat reses di Surabaya (16/10/2025) dan Sidoarjo, (20/10/2025). (Foto: Dok RUZKA INDONESIA)
Anggota Komisi IX DPR RI Lucy Kurniasari (baju putih) saat meninjau SPPG di Surabaya dan Sidoarjo saat reses di Surabaya (16/10/2025) dan Sidoarjo, (20/10/2025). (Foto: Dok RUZKA INDONESIA)

RUZKA–REPUBLIKA NETWORK – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sangat bermanfaat bagi siswa di Surabaya dan Sidoarjo. Hal itu dinyatakan Anggota Komisi IX DPR RI Lucy Kurniasari usai meninjau sekolah penerima manfaat MBG saat reses di Surabaya pada 16 Oktober 2025 dan Sidoarjo, 20 Oktober 2025.

Anggota DPR RI dari daerah pemilihan Jawa Timur 1 (Surabaya dan Sidoarjo) yang kerap disapa Ning Lucy ini menegaskan, sekitar 90 persen menu MBG habis dimakan siswa.

"Mayoritas siswa mengaku menyukai menu MBG dan mengharapkan porsi ikan dan dagingnya diperbesar dengan kombinasi menunya digemari oleh penerima manfaaf dan tetap memperhatikan komposisi gizi yang berimbang," ungkap Ning Lucy kepada RUZKA INDONESIA, Selasa (21/10/2025).

Menurut Ning Lucy, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) harus sering berkomunikasi dengan pihak sekolah dan Komite Sekolah untuk mengetahui menu yang diinginka para siswa. Dengan begitu, menu yang diberikan sesuai selera siswa dan memenuhi gizi seimbang.

Hal itu perlu dilakukan agar kasus MBG di Denpasar, Bali, tidak terjadi di Surabaya dan Sidoarjo. Sebab, ungkap Lucy, lebih banyak menu yang tidak habis daripada yang dikonsumsi.

Mendagri Beberkan Peran Strategis Data Dukcapil, dari Bansos Tepat Sasaran hingga Keuangan Digital

Menurut Ning Lucy, kunjungan ke sekolah ini sebagai bagian pelaksanaan fungsi pengawasan. "Saya ingin memastikan program MBG tepat sasaran, dan makanan yang disajikan aman, bergizi, dan higienis, bukan sekedar mengenyangkan," jelas Lucy yang juga menjabat Ketua DPC Partai Demokrat Kota Surabaya ini.

Ning Lucy juga meninjau SPPG di Surabaya dan Sidoarjo. Ia ingin mengetahui apakah SPPG memiliki Sertifikasi Laik Higiene dan Sanitasi (SLHS), sertifikat halal, serta Hazard Analysis and Critical Control Point (HACCP).

"Saya juga ingin memastikan semua SPPG patuh pada standar gizi yang sudah ditetapkan serta menjamin kebersihan dan keamanan pangan," tambah Lucy.

Khusus untuk SPPG, Lucy meminta agar memenuhi standar yang sudah ditegapkan Badan Gizi Nasional. "Pembuangan limbah harus lebih diperhatikan agar syarat bersih dan aman lebih terpenuhi," pinta Lucy.

Lucy berharap, semua SPPG tetap konsisten dalam menyajikan standar gizi yang ditetapkan. Untuk itu, SPPG harus berjiwa sosial, bukan komersial.

Reskrim Polsek Tajurhalang Ungkap Kasus Pencurian dengan Pemberatan

"Jadi jangan memotong lagi anggaran MBG yang sudah ditetapkan untuk penerima manfaat. Dengan begitu, SPPG akan taat azas dalam menyajikan menu yang bergizi dan aman dikonsumsi," pungkas Ning Lucy. (***)

Terpopuler

01

Merasa Dibackingi, Disegel Tetap Beroperasi, Satpol PP Depok Akhirnya Tutup Paksa Koat Coffee

02

Lapor KDM, Diintimidasi Preman, Pembongkaran Bangunan di Atas Air Situ 7 Muara Depok Terhenti!

03

Berlaku Nasional, Polres Garut Imbau Masyarakat Manfaatkan Layanan Gratis Contact Center 110

04

Depok akan Bangun Pabrik Pengelolaan Sampah RDF di TPA Cipayung

05

Depok Bebas Kabel Udara, Kali Ini Jalan Serua Diterbitkan

06

Awak Media Apresiasi Dedikasi Kepolisian Jaga Kelancaran Lalu Lintas di Garut

07

Indosat Konektivitaskan ‘Lidah Menari-nari’ Dapoerinduu, Sajikan Brownies Sehat Bercitarasa Cokelat Keju

Sorotan






Kolom