RUZKA INDONESIA — Primaya Hospital Kelapa Gading memperkenalkan layanan Pusat Penanganan GERD sebagai bagian dari penguatan layanan di bawah Gastro, Liver & Digestive Center dan Dialisis Modern.
Peluncuran ini menjawab kebutuhan masyarakat Jakarta dan sekitarnya akan penanganan GERD yang komprehensif, presisi, dan terintegrasi serta layanan hemodialisis modern.
Langkah ini menjadi relevan mengingat tingginya angka gangguan pencernaan di Indonesia. Berdasarkan survei American College of Gastroenterology Meeting (2015), prevalensi GERD di Indonesia mencapai 55%, dengan faktor risiko tertinggi pada laki-laki, obesitas, dan perokok.
Di sisi lain, pasien gagal ginjal tahap akhir masih menghadapi tantangan besar, termasuk kebutuhan hemodialisis rutin yang berkelanjutan.
Direktur Primaya Hospital Kelapa Gading, dr. Ferry Aryo, MARS, MM, MH, C.Med, CPM, FISQua menyampaikan bahwa kehadiran dua layanan ini memungkinkan pasien GERD maupun gangguan ginjal mendapatkan penanganan tuntas tanpa perlu dirujuk ke rumah sakit lain.
โKami terus menghadirkan layanan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat, termasuk penanganan GERD dan gangguan ginjal yang komprehensif. Dengan dukungan teknologi medis dan layanan yang lengkap, kami berharap masyarakat tidak perlu lagi mencari pengobatan ke luar negeri. Komitmen kami adalah menghadirkan layanan kesehatan berstandar internasional yang dijalankan secara profesional dan penuh ketulusan hati,โ jelas dr. Ferry dalam keterangan yang diterima, Ahad (08/03/2026).
Layanan Penanganan GERD
Layanan ini menghadirkan penanganan GERD secara komprehensif mulai dari diagnosis hingga terapi lanjutan. Pemeriksaan meliputi konsultasi dengan dokter spesialis penyakit dalam konsultan gastroentero-hepatologi, endoskopi EGD, pH-metri, manometri, serta pemeriksaan penunjang seperti laboratorium dan USG.
Terapi dilakukan secara bertahap (step-up/step-down), termasuk penggunaan Proton Pump Inhibitor (PPI) sebagai lini pertama serta modifikasi gaya hidup.
Penanganan juga melibatkan kolaborasi multidisiplin bersama dokter spesialis gizi klinis, bedah digestif, endokrin metabolik, psikiater, dan psikolog klinis untuk memastikan hasil terapi yang optimal.
โPenanganan GERD memerlukan diagnosis yang akurat serta terapi yang tepat dan menyeluruh. Dengan fasilitas diagnostik lengkap dan pendekatan multidisiplin, kami berkomitmen menghadirkan layanan GERD yang komprehensif agar pasien memperoleh penanganan yang tuntas,โ jelas Prof. Dr. dr. H. Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH, MMB, FINASIM, FACP, FACG, Spesialis Penyakit Dalam Subspesialis Gastroentero-Hepatologi yang akan menggawangi layanan Penanganan GERD di Primaya Hospital Kelapa Gading.
Pusat Dialisis Modern
Layanan ini menghadirkan penanganan lengkap mulai dari konsultasi dengan dokter spesialis penyakit dalam konsultan ginjal hipertensi, pemeriksaan diagnostik, hingga terapi lanjutan.
Fasilitas yang tersedia mencakup Hemodialisis (HD) standar, Hemodiafiltrasi (HDF), HD Continuous Renal Replacement Therapy (CRRT), Peritoneal Dialysis, hingga tindakan pembuatan akses HD (Cimino) oleh dokter spesialis bedah vaskular dan bedah toraks kardiovaskular.
Didukung mesin dialisis berstandar internasional serta pemantauan indikator mutu klinis, layanan ini dirancang untuk meningkatkan kualitas hidup pasien secara jangka panjang.
Selain terapi medis, pasien juga memperoleh dukungan nutrisi dan edukasi komprehensif guna menjaga kondisi kesehatan secara menyeluruh.
โDeteksi dini gangguan fungsi ginjal sangat penting untuk mencegah komplikasi serius dan menjaga kualitas hidup pasien. Dengan layanan dialisis yang komprehensif dan teknologi medis yang memadai, pasien dapat menjalani terapi secara lebih optimal. Karena itu, penting bagi kita semua untuk mulai lebih peduli dan menjaga kesehatan ginjal sejak dini,โ ujar dr. Rita Naya, Sp.PD, KGH-FINASIM, dokter spesialis penyakit dalam konsultan ginjal dan hipertensi.
Dengan dukungan tenaga medis spesialis dan subspesialis, teknologi diagnostik modern, serta sistem layanan yang terintegrasi, Primaya Hospital Kelapa Gading terus memperkuat perannya sebagai rumah sakit rujukan dengan layanan unggulan yang komprehensif.
“Kehadiran dua layanan terbaru ini diharapkan dapat memperluas akses masyarakat terhadap layanan kesehatan berkualitas, sekaligus menghadirkan solusi penanganan penyakit kronis yang lebih presisi, berkesinambungan, dan personal dengan prinsip patient-first,” pungkas dr. Ferry. (***)
Jurnalis/Editor: Rusdy Nurdiansyah
Email: rusdynurdiansyah69@gmail.com


Komentar