Nasional
Beranda » Berita » Presiden Lebaran di Aceh Tamiang, Wali Kota Depok Justru Open House Disaat Ribuan Rumah Terdampak Banjir, Warga: Nggak Ada Empati!

Presiden Lebaran di Aceh Tamiang, Wali Kota Depok Justru Open House Disaat Ribuan Rumah Terdampak Banjir, Warga: Nggak Ada Empati!

Penampakan banjir di labaran pertama Idul Fitri 1447 H di perumahan Taman Duta, Kota Depok, Sabtu (23/03/2026) malam. (Foto: Dok RUZKA INDONESIA)

RUZKA INDONESIA — Presiden Prabowo Subianto menyempatkan merayakan Idul Fitri 1447 H bersama warga terdampak banjir bandang di Aceh Tamiang, Aceh, pada Sabtu (21/03/2026).

Presiden Prabowo melaksanakan salat Id di Masjid Darussalam, menyapa masyarakat, dan membagikan bantuan sembako dan bingkisan lebaran sebagai wujud solidaritas pascabencana.

Selain salat Id, Presiden menyalami warga dan meninjau lokasi hunian sementara/tetap bagi korban bencana.

Kunjungan ini menegaskan perhatian pemerintah terhadap pemulihan wilayah tersebut. Kehadiran Presiden membawa harapan dan semangat kebangkitan bagi warga Aceh Tamiang yang sempat terdampak bencana

Setelah itu, Presiden Prabowo langsung bertolak ke Jakarta untuk menggelar open house bersama masyarakat di Istana Negara Jakarta.

Wali Kota Depok Langgar SE Mendagri, Gelar Open House Disaat Ribuan Rumah Warga Terendam Banjir

Berbeda dengan Presiden Prabowo, Wali Kota Depok, Supian Suri justru memilih menggelar open house di kediamannya di Cilodong, sejak lebaran pertama pada Sabtu (21/03/2026) hingga Selasa (22/03/2026).

Sementara itu sebagian besar wilayah di Kota Depok sedang dilanda banjir, sebut saja seperti di kawasan Pitara, kawasan Tugu, Lembah Depok dan yang terparah di perumahan Taman Duta dan Bukit Cengkeh 2.

Wali Kota Depok, Supian Suri di kritik seperti tidak empati sama sekali, disaat sebagian warga mengalami bencana banjir, ia lebih mementingkan menggelar open house bersama para pendukungnya.

Bahkan, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Depok mencatat sebanyak 3.675 rumah warga terdampak banjir pada hari pertama lebaran 2026.

Mobil warga terendam bajir di perumahan Bukit Cengkeh 2, Kota Depok, Sabtu (21/03/2026). (Foto: Dok RUZKA INDONESIA)

Pastikan Arus Lalu Lintas Berjalan Lancar, Kapolres Garut Lakukan Pengecekan Jalur

Kepala Bidang Penanggulangan Bencana DPKP Kota Depok, Deny Romulo menyebutkan, bahwa banjir hari pertama lebaran tersebut berdampak pada sekitar 3.675 kepala keluarga atau setara dengan 14.700 jiwa.

“Total warga Depok terdampak banjir di lebaran pertama, mencapai 14.700 orang,” ungkap Deny saat dihubungi Ruzka Indoenesia, Ahad (22/03/2026).

Menurut Deny, wilayah yang terdampak banjir tersebar di sejumlah kecamatan, antara lain Cimanggis, Sukmajaya, Cilodong, Tapos dan Pancoran Mas.

Di Kecamatan Cimanggis, banjir melanda sejumlah RW di Kelurahan Mekarsari, Kelurahan Tugu, serta Kelurahan Pasir Gunung Selatan.

Sementara di Sukmajaya, genangan terjadi di salah satu RT, dan di Cilodong meliputi beberapa wilayah termasuk Kelurahan Cilangkap di Kecamatan Tapos.

Gubernur Bali Didesak Investigasi Kemacetan Total Jalan Menuju Pelabuhan Gilimanuk

Ketinggian air dilaporkan bervariasi, mulai dari 50 sentimeter hingga mencapai 160 sentimeter. Meski demikian, kondisi banjir saat ini mulai berangsur surut.

Seorang ibu di perumahan Taman Duta, Rina mengaku walau banjir yang terjadi pada Sabtu (21/03/2026) sudah surut, namun masih was-was banjir akan datang lagi mengingat hujan deras kembali menguyur pada Ahad (22/03/2026) sore.

“Tadi sudah surut karena panas terik eh ini hujan lagi, petir. Duh, semoga tdk ada banjir lagi,” terangnya.

Menurut Rina, dulu waktu masa kampanye, Wali Kota Depok, Supian Suri mau selesaikan masalah banjir yang kerap terjadi dan sudah berlangsung puluhan tahun di perumahan Taman Duta dan Bukit Cengkeh 2.

“Jangakan mau menyelesaikan banjir, nengok aja nggak! Tak ada satupun pejabat yang datang. Nggak ada empati, apalagi solusi untuk warga korban banjir di hari Lebaran,” tegasnya. (***)

Jurnalis/Editor: Rusdy Nurdiansyah

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

01

Merasa Dibackingi, Disegel Tetap Beroperasi, Satpol PP Depok Akhirnya Tutup Paksa Koat Coffee

02

Sempat Terhenti, Pembongkaran Bangunan Jogging Track di Badan Air Situ 7 Muara Sawangan Depok Dilanjutkan

03

Lapor KDM, Diintimidasi Preman, Pembongkaran Bangunan di Atas Air Situ 7 Muara Depok Terhenti!

04

Berlaku Nasional, Polres Garut Imbau Masyarakat Manfaatkan Layanan Gratis Contact Center 110

05

Suzuki Carry Minivan 2026, Irit dengan Kegagahan dan Kenyamanan

06

Depok akan Bangun Pabrik Pengelolaan Sampah RDF di TPA Cipayung

07

Warga Dukung Pembangunan Jogging Track Diatas Air Situ 7 Muara Depok, Benarkah Itu?

Sorotan






Kolom