Home > Nasional

Di Bawah Tugu Juang, Ratusan Ojol Majalengka Kirim Doa untuk Affan

Cepi, sesepuh ojol Majalengka, memimpin doa. Suaranya bergetar ketika mengajak sekitar 200 pengemudi dari 14 komunitas ojol yang hadir.
Ojol Majalengka tabur bunga untuk Affan di bawah Tugu Juang . (Foto: Dok Eko Widiantoro)
Ojol Majalengka tabur bunga untuk Affan di bawah Tugu Juang . (Foto: Dok Eko Widiantoro)

RUZKA-REPUBLIKA NETWORK -- Udara pagi di Alun-alun Majalengka, Sabtu (30/08/2025), tiba-tiba dipenuhi aroma bunga. Ratusan pengemudi ojek online, berbaju hijau menyala, berdiri khidmat di depan Tugu Juang.

Mereka menundukkan kepala, mendoakan Affan Kurniawan rekan seprofesi yang tewas setelah terlindas kendaraan oknum Brimob dalam aksi demonstrasi di Jakarta.

“Justice for Ojol,” begitu bunyi spanduk putih sederhana yang terbentang. Di balik huruf kapital itu, tersimpan duka sekaligus amarah yang ditahan.

Baca juga: Kongres Persatuan PWI Usai, Ahmad Munir Terpilih Ketum

Cepi, sesepuh ojol Majalengka, memimpin doa. Suaranya bergetar ketika mengajak sekitar 200 pengemudi dari 14 komunitas ojol yang hadir.

“Kami tidak ikut ke Jakarta. Jarak terlalu jauh, dan kami tak ingin menambah kerusuhan. Yang kami mau, negeri ini sembuh,” katanya lirih.

Di sela doa, Cepi menitip pesan. “Tolong para pemimpin negeri ini, jangan hanya menengadah ke atas. Lihatlah ke bawah. Banyak rakyat yang menderita,” ucapnya, yang langsung disambut anggukan dari para driver.

Aksi damai itu menarik perhatian pejabat daerah. Ketua DPRD Majalengka, H. Didi Riyadi, datang dan menyapa langsung massa. Dari sisi lain, Kapolres Majalengka AKBP Willy Andrian berdiri tegak. Ia menyampaikan belasungkawa mendalam.

Baca juga: Untuk Almarhum Affan Kurniawan, Polres Garut Gelar Salat Gaib dan Doa Bersama

“Atas nama Polri dan Polres Majalengka, kami turut berduka cita. Semoga almarhum husnul khotimah. Kami juga memohon maaf atas tragedi di Jakarta,” ucap Kapolres dengan nada penuh penyesalan.

Kapolres juga berpesan agar para driver ojol tetap menjaga kesehatan, keselamatan, serta menjalin kolaborasi dengan kepolisian di Majalengka. “Kita semua perlu introspeksi dari apa yang terjadi di Jakarta,” tambahnya.

Bunga-bunga tabur di pelataran Tugu Juang menjadi saksi kesedihan yang tak terucapkan. Bagi komunitas ojol, Affan bukan sekadar nama.

Ia adalah simbol tentang kerentanan, solidaritas, dan harapan agar negara lebih peka pada suara rakyat kecil. (***)

Journalist: Eko Widiantoro

× Image