Nasional
Beranda ยป Berita ยป Menu MBG Balita di Ujungjaya Disorot Warganet, SPPG Minta Maaf Usai Viral Dugaan Ancaman

Menu MBG Balita di Ujungjaya Disorot Warganet, SPPG Minta Maaf Usai Viral Dugaan Ancaman

Kepala SPPG Sukamulya didampingi Danposramil dan Camat Ujungjaya pada tangkapan video. (Foto: Dok Kuwu Qilby Kreasi)

RUZKA INDONESIA — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk balita di Kecamatan Ujungjaya, Kabupaten Sumedang, mendadak menjadi sorotan publik setelah menu yang diterima warga ramai diperbincangkan di media sosial (medsos), Kamis (22/01/2026).

Sejumlah unggahan di grup Facebook memicu polemik lantaran menu MBG yang dibagikan dinilai tidak sesuai dengan ekspektasi penerima manfaat. Warga mempertanyakan kualitas hingga nilai anggaran makanan yang disebut-sebut sebesar Rp8.000 per porsi.

Salah satu akun Facebook, Farhan Pahlevi, bahkan mengunggah hitung-hitungan harga menu berdasarkan harga eceran. Dari perhitungannya, total nilai menu disebut hanya mencapai sekitar Rp6.500.

โ€œMenu MBG Balita Fyp anggarannya Rp8.000. Mari kita hitung harga eceran, bukan harga grosir,โ€ tulis Farhan dalam unggahannya.

Unggahan lain dari akun Mella Mellani membandingkan gambar menu dengan narasi satir.

Dinas PUPR Depok Siapkan Strategi Penanganan Banjir dan Kemacetan

โ€œMBG Balita vs MBG Realita. Baru 1 day sudah bikin geger,โ€ tulisnya.

Namun polemik tak berhenti pada kritik menu. Sejumlah warga mengaku mendapat tekanan dari pihak yang diduga petugas Satuan Pelaksana Program Gizi (SPPG) Sukamulya.

Akun Facebook bernama Neng Adiba, dengan foto profil seorang pria, disebut menghubungi pengunggah dengan nada ancaman akan membawa persoalan tersebut ke jalur hukum.

Akun lain, Gita, juga mengunggah tangkapan layar pengakuan warga yang mengaku ditelepon oleh kader SPPG.

Dalam percakapan tersebut, warga diminta tidak ikut berkomentar dan diminta menghapus unggahan, disertai ancaman tidak akan lagi menerima menu MBG.

Bagi Pekerja dan Buruh, Depok Buka Posko Pengaduan THR 2026

Ramainya perbincangan dan dugaan intimidasi itu akhirnya berujung pada klarifikasi resmi.

Pihak SPPG Sukamulya membuat video klarifikasi berdurasi sekitar satu menit di Kantor Kecamatan Ujungjaya, didampingi Camat Ujungjaya, Gun Gun Nugraha serta Danposramil Ujungjaya Peltu Danang Giarto.

Usai rapat koordinasi Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) terkait pelaksanaan MBG, Camat Gun Gun menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat.

โ€œKami dari Forkopimcam memohon maaf apabila dalam pelayanan MBG ada hal-hal yang kurang berkenan di hati masyarakat penerima manfaat. Harapan kami, ke depan pelayanan MBG di Kecamatan Ujungjaya bisa lebih baik,โ€ ujar Gun Gun.

Ia juga mendorong masyarakat agar tetap aktif menyampaikan aspirasi, baik melalui media sosial secara bijak maupun langsung ke posko penyelenggaraan MBG.

Forum Renja 2027, BKD Depok Angkat Tema Digitalisasi Pelayanan

Sementara itu, Danposramil Ujungjaya Peltu Danang Giarto menegaskan bahwa rapat koordinasi tersebut turut melibatkan dapur-dapur MBG lain di wilayah Ujungjaya sebagai bahan evaluasi bersama.

โ€œKita selalu berkomunikasi dan melakukan evaluasi, termasuk di setiap akhir bulan, agar kejadian serupa tidak terulang,โ€ kata Danang.

Kepala SPPG Sukamulya juga menyampaikan permohonan maaf atas polemik yang terjadi dan berjanji meningkatkan kualitas layanan.

โ€œKami mohon maaf atas kekurangan pelayanan yang kami berikan. Kami berkomitmen meningkatkan fungsi pelayanan agar ke depan lebih berkualitas,โ€ ujarnya.

Di lokasi yang sama, pria pemilik akun Neng Adiba turut menyampaikan permohonan maaf atas tindakannya yang sempat dianggap mengancam warga. Ia mengaku khilaf dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya.

โ€œSaya mohon maaf saya kemarin khilaf dan berjanji ke depan akan memberikan pelayanan yang terbaik,โ€ ucapnya. (***)

Jurnalis: Eko Widiantoro
Editor: Rusdy Nurdiansyah
Email: rusdynurdiansyah69@gmail.com

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

01

Merasa Dibackingi, Disegel Tetap Beroperasi, Satpol PP Depok Akhirnya Tutup Paksa Koat Coffee

02

Sempat Terhenti, Pembongkaran Bangunan Jogging Track di Badan Air Situ 7 Muara Sawangan Depok Dilanjutkan

03

Lapor KDM, Diintimidasi Preman, Pembongkaran Bangunan di Atas Air Situ 7 Muara Depok Terhenti!

04

Berlaku Nasional, Polres Garut Imbau Masyarakat Manfaatkan Layanan Gratis Contact Center 110

05

Suzuki Carry Minivan 2026, Irit dengan Kegagahan dan Kenyamanan

06

Depok akan Bangun Pabrik Pengelolaan Sampah RDF di TPA Cipayung

07

Warga Dukung Pembangunan Jogging Track Diatas Air Situ 7 Muara Depok, Benarkah Itu?

Sorotan






Kolom