RUZKA INDONESIA; JAKARTA — Baru dua pekan dibuka, pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026 langsung melonjak. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mencatat 8.568.828 siswa jenjang SD/MI dan SMP/MTs dari seluruh Indonesia sudah terdaftar mengikuti TKA.
Angka ini menunjukkan respons cepat satuan pendidikan terhadap evaluasi pembelajaran berskala nasional yang tahun ini hadir dengan skema pendaftaran berbeda. Seluruh murid lebih dulu didaftarkan oleh sekolah melalui sistem pendataan, lalu masing-masing diberi pilihan untuk ikut atau tidak. Skema ini dinilai menjaga akurasi data sekaligus memberi ruang keputusan pada siswa.
Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan (BSKAP) Kemendikdasmen Toni Toharudin menyatakan, pendampingan terus dilakukan bersama pemerintah daerah agar pendaftaran berjalan merata, termasuk di wilayah 3T dan daerah terdampak bencana.
“Kami pastikan satuan pendidikan dan murid di wilayah terdampak tetap terfasilitasi. Jika ingin ikut TKA, dukungan dan penyesuaian disiapkan sesuai kondisi lapangan,” ujar Toni di Jakarta, Selasa (3/2/2026).
Pendaftaran TKA untuk siswa kelas 6 dan 9 masih dibuka hingga 28 Februari 2026. Sekolah diminta segera menuntaskan proses input dan verifikasi data peserta.
Yang menarik, TKA kini punya implikasi langsung ke Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026/2027. Dalam Surat Edaran Dirjen PAUD Dikdasmen, hasil TKA bisa digunakan sebagai dasar seleksi jalur prestasi akademik untuk masuk SMP dan SMA. Artinya, TKA bukan sekadar pemetaan kemampuan belajar, tetapi juga berpotensi menjadi tiket akademik saat penerimaan siswa baru.
Informasi resmi pendaftaran tersedia di laman TKA Kemendikdasmen: tka.kemendikdasmen.go.id, sementara siswa dan guru bisa mencoba contoh soal melalui fitur “Ayo Coba TKA” di situs Pusat Asesmen Pendidikan.
(BKHM Setjen Kemendikdasmen)
Editor: Endro Yuwanto


Komentar