RUZKA INDONESIA — Warga Kota Depok mungkin masih ingat dengan sosok penegak hukum yang satu ini. Alfa Dera, mantan Jaksa pada Kejaksaan Negeri (Kejari) Depok, baru saja mendapat amanah baru.
Pria yang dikenal tegas namun humanis ini kini resmi menjabat sebagai Kepala Seksi (Kasi) Intelijen Kejari Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB).
Saat bertugas di Kota Belimbing, nama Alfa Dera cukup tenar. Dia dikenal sebagai jaksa yang garang di meja hijau dan tak segan menuntut hukuman mati bagi pelaku kejahatan berat.
Namun di luar sidang, Dera punya julukan unik. Ia dikenal luas sebagai ‘kakak asuh’ bagi puluhan mantan narapidana kasus siber alias hacker di Kota Depok.
Alih-alih sekadar memenjarakan, Dera memilih merangkul mereka. Para peretas itu dibina setelah bebas masa pidana penjara agar kemampuan IT-nya digunakan untuk hal positif, seperti membangun usaha digital yang legal.
Ketajamannya juga teruji saat ia ikut tergabung dalam Tim Satgas 53 Kejaksaan Agung (Kejagung). Dera ikut andil membongkar sindikat jaksa gadungan lintas daerah yang menipu korban hingga miliaran rupiah.
Garang Buru Koruptor di Lampung
Kiprah mentereng Dera berlanjut setelah ia meninggalkan Kota Depok. Saat menjabat Kasi Intel Kejari Lampung Tengah, kinerjanya makin ‘ngegas’.
Di bawah komandonya, tim intelijen sukses menggulung banyak Daftar Pencarian Orang (DPO) kasus korupsi yang bertahun-tahun buron.
Buronan licin yang berhasil diciduk antara lain Endang (koruptor Bank BRI) dan Awalludin (oknum ASN Setda Lampung Tengah). Ada pula buronan bernama Azhari yang sukses diringkus meski sembunyi di dalam hutan.
Tangan dinginnya membawa Bidang Intelijen Kejari Lampung Tengah menyabet predikat Juara 1 Kinerja Intelijen Terbaik se-Kejaksaan Tinggi Lampung.
Meski garang memburu koruptor, Dera tetap membumi. Ia kerap turun ke sawah lewat program “Petani mitra Adhyaksa” dan membaur bersama warga.
Siap Kawal Mandalika
Kini, lembaran baru menanti Dera di Lombok Tengah. Tantangan di wilayah ini tentu jauh lebih kompleks.
Lombok Tengah adalah etalase pariwisata prioritas nasional. Di sana terdapat objek vital seperti Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid hingga Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika.
Dengan insting intelijen yang tajam dan jam terbang penanganan siber sejak di Kota Depok, kehadiran Dera diharapkan bisa mengawal hukum dan menjaga iklim investasi di Mandalika. (***)
Jurnalis/Editor: Rusdy Nurdiansyah
Email: rusdynurdiansyah69@gmail.com


Komentar