Nasional
Beranda ยป Berita ยป Komisi III DPRD Majalengka Bela Supir Angkot, Minta Transportasi Kota Lebih Berkeadilan

Komisi III DPRD Majalengka Bela Supir Angkot, Minta Transportasi Kota Lebih Berkeadilan

Audensi Angkot Club Majalengka digelar oleh Komisi III DPRD Majalengka. (Foto: Dok Komisi 3) Audensi Angkot Club Majalengka digelar oleh Komisi III DPRD Majalengka. (Foto: Dok Komisi 3)

RUZKA INDONESIA — Komisi III DPRD Kabupaten Majalengka, Jawa Barat (Jabar) menunjukkan sikap tegas menyikapi keluhan supir angkot yang kian terhimpit akibat bus dan elf yang masuk ke jalur perkotaan.

Dalam audiensi yang digelar di Gedung DPRD Majalengka, Jumat (23/01/2026), wakil rakyat menegaskan perlunya tindakan cepat agar konflik trayek tidak terus berlarut.

Audiensi tersebut dihadiri perwakilan Paguyuban Indonesia yang menaungi supir angkot. Mereka datang membawa keresahan yang sama: pendapatan terus merosot karena bus dan elf dinilai โ€œmenyerobotโ€ penumpang di dalam kota.

Supir Angkot Merasa Dianaktirikan di Daerah Sendiri

Dihadapan Komisi III, para supir menyampaikan bahwa masuknya bus dan elf ke pusat kota telah mematikan ruang hidup angkot. Armada besar tersebut kerap mengambil penumpang jarak pendekโ€”segmen yang selama ini menjadi tumpuan utama angkot.

Ramadhan, Sejumlah Lingkungan Pemukiman di Depok Dihiasi Lampu Warna-warni dan Ornamen Bernuansa Islami, Mazhab: Ini Keren!

โ€œKami merasa seperti dianaktirikan di rumah sendiri. Penumpang jarak dekat diambil bus dan elf, sementara angkot makin sepi,โ€ ujar salah satu perwakilan supir dalam audiensi.

Menurut mereka, kondisi ini tidak hanya memicu gesekan di lapangan, tetapi juga berdampak langsung pada ekonomi keluarga supir yang semakin tertekan.

Komisi III: Masalah Ini Tak Boleh Dibiarkan

Ketua Komisi III DPRD Majalengka, H. Iing Misbahuddin, menilai keluhan supir angkot sebagai persoalan serius yang tidak bisa dianggap sepele. Ia menegaskan, DPRD berpihak pada penataan transportasi yang adil bagi semua moda.

โ€œIni tidak boleh dibiarkan terus-menerus. Kalau dibiarkan, gesekan di lapangan bisa makin tajam. Kami mendorong Dishub segera mengambil langkah konkret,โ€ kata Iing.

Diskomimfo Majalengka Mulai Bangun Internet Publik, Dari Taman hingga Pasar

Ia secara khusus menyoroti jalur Baribis yang dinilai seharusnya steril dari bus dan elf. Menurutnya, ketegasan aturan menjadi kunci untuk melindungi angkot sebagai transportasi rakyat.

DPRD Dorong Pengalihan Jalur dan Penguatan Terminal

Dalam audiensi tersebut, Komisi III mendorong dua langkah utama. Pertama, bus dan elf diminta tidak lagi masuk ke wilayah kota dan dialihkan ke jalur alternatif seperti Kadipatenโ€“Jatiwangi atau Cigasongโ€“Cikijing. Kedua, penguatan kembali fungsi terminal sebagai simpul transportasi.

Skema ini diharapkan menciptakan pembagian peran yang lebih adil: angkot mengantar penumpang dari kawasan pemukiman ke terminal, sementara bus dan elf melayani perjalanan antarkota dari terminal.

Dishub Akui Ada Kendala Kewenangan

Wujud Apresiasi Dedikasi dan Prestasi Personel, Polres Garut Gelar Upacara Kenaikan Pangkat dan Penghargaan

Menanggapi desakan DPRD, Dinas Perhubungan Majalengka mengakui adanya kendala regulasi, khususnya untuk armada bus yang berada di bawah kewenangan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Meski begitu, Dishub berjanji akan mengambil langkah jangka pendek.

Beberapa upaya yang disiapkan antara lain penerbitan surat teguran keras bagi bus yang menaikkan penumpang di sembarang tempat, pembatasan titik naik-turun penumpang hanya di terminal atau halte resmi, serta koordinasi intensif dengan pemerintah provinsi.

Selain itu, Dishub juga menyampaikan rencana melanjutkan renovasi Terminal Cipaku dan Terminal Cikijing sebagai bagian dari pembenahan ekosistem transportasi.

DPRD Tegaskan Komitmen Kawal Aspirasi Supir

Komisi III DPRD Majalengka memastikan akan terus mengawal persoalan ini hingga ada solusi nyata di lapangan. Menurut H. Iing, inti tuntutan supir angkot sangat sederhana: keadilan dalam mencari nafkah.

โ€œAngkot hanya ingin pembagian rezeki yang adil. Angkot mengantar ke terminal, bus dan elf mengambil dari sana. Itu yang akan kami perjuangkan,โ€ pungkasnya. (***)

Jurnalis: Eko Widiantoro
Editor: Rusdy Nurdiansyah
Email: rusdynurdiansyah69@gmail.com

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

01

Merasa Dibackingi, Disegel Tetap Beroperasi, Satpol PP Depok Akhirnya Tutup Paksa Koat Coffee

02

Sempat Terhenti, Pembongkaran Bangunan Jogging Track di Badan Air Situ 7 Muara Sawangan Depok Dilanjutkan

03

Lapor KDM, Diintimidasi Preman, Pembongkaran Bangunan di Atas Air Situ 7 Muara Depok Terhenti!

04

Berlaku Nasional, Polres Garut Imbau Masyarakat Manfaatkan Layanan Gratis Contact Center 110

05

Suzuki Carry Minivan 2026, Irit dengan Kegagahan dan Kenyamanan

06

Depok akan Bangun Pabrik Pengelolaan Sampah RDF di TPA Cipayung

07

Warga Dukung Pembangunan Jogging Track Diatas Air Situ 7 Muara Depok, Benarkah Itu?

Sorotan






Kolom