RUZKA INDONESIA — Ketua Komisi III DPRD Majalengka dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Iing Misbahudin, menegaskan bahwa pembangunan fisik sejatinya bukan tujuan akhir, melainkan sarana untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat yang lebih utuh, Kamis (19/02/2025)
Menurut Iing, berbagai capaian pembangunan seperti jalan yang mulus, jembatan yang kokoh, gedung yang representatif, hingga saluran irigasi yang berfungsi optimal, merupakan bagian dari amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
โSebagai bagian dari amanah yang saya emban, saya menyadari bahwa pembangunan infrastruktur,jalan yang mulus, jembatan yang kokoh, gedung yang megah, dan saluran irigasi yang prima,hanyalah sarana,โ ujarnya.
Ia menambahkan, hadirnya Bulan Suci Ramadhan membawa pesan yang lebih dalam bagi seluruh elemen bangsa, khususnya para pemangku kebijakan, untuk tidak melupakan dimensi pembangunan yang bersifat fundamental.
โRamadhan hadir untuk mengingatkan kita semua pada pembangunan yang jauh lebih krusial, yakni pembangunan karakter dan spiritual,โ kata politisi PKS tersebut.
Menurutnya, pembangunan karakter dan penguatan nilai-nilai spiritual menjadi fondasi utama dalam menciptakan masyarakat yang adil, jujur, dan berintegritas. Tanpa landasan tersebut, pembangunan fisik dikhawatirkan tidak akan memberikan dampak maksimal bagi kehidupan sosial.
Iing menilai, kemajuan daerah tidak hanya diukur dari indikator material, tetapi juga dari kualitas akhlak dan kesadaran spiritual masyarakatnya. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh lapisan masyarakat Majalengka untuk menjadikan Ramadhan sebagai momentum muhasabah dan penguatan nilai-nilai kebajikan.
โJika pembangunan fisik disertai pembangunan karakter dan spiritual, insya Allah kemajuan yang dicapai akan membawa keberkahan dan manfaat jangka panjang,โ pungkasnya. (***)
Jurnalis: Eko Widiantoro
Editor: Rusdy Nurdiansyah
Email: rusdynurdiansyah69@gmail.com


Komentar