Nasional
Beranda ยป Berita ยป Diduga Tak Kuat Nanjak, Bus Pengantin di Sumsel yang Angkut 28 Penumpang Alami Kecelakaan hingga Terjungkir

Diduga Tak Kuat Nanjak, Bus Pengantin di Sumsel yang Angkut 28 Penumpang Alami Kecelakaan hingga Terjungkir

Unggahan akun TikTok @adihd0205, pada Senin, 30 Maret 2026, bus pengantin itu dilaporkan dalam posisi terbaik di dekat kawasan Danau Ranau. (Foto: Dok RUZKA INDONESIA)

RUZKA INDONESIA — Linimasa media sosial (medsos) tengah ramai menyoroti insiden kecelakaan bus yang membawa rombongan pengantin di Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, Sumatera Selatan (Sumsel).

Sebanyak 28 penumpang yang diangkut oleh bus pengantin itu dilaporkan alami luka-luka, dengan 3 orang di antaranya mengalami luka berat.

Terlihat dalam unggahan akun TikTok @adihd0205, pada Senin, 30 Maret 2026, bus pengantin itu dilaporkan dalam posisi terbaik di dekat kawasan Danau Ranau.

“Musibah tidak ada yang tahu, Ya Allah,” tulis pengunggah video.

Insiden itu terjadi di Jalan Raya Pusri, Kecamatan BPR Ranau Tengah, Kabupaten OKU Selatan, pada Sabtu, 28 Maret 2026, pukul 17.00 WIB.

Respon Cepat Polsek Kadungora Polres Garut Tangani Laka Tunggal di Gandamekar

Kecelakaan yang terjadi di wilayah Danau Ranau itu diduga akibat bus yang membawa puluhan penumpang namun tidak kuat menghadapi medan jalan yang menanjak.

Lantas, bagaimana sebenarnya kronologi yang terjadi pada bus rombongan pengantin di OKU Selatan itu? Berikut ini ulasan selengkapnya.

Kecelakaan Tunggal di Kawasan Danau Ranau

Secara terpisah, Kasatlantas Polres OKU Selatan, AKP Rendi Rozin melaporkan insiden yang dialami bus pengantin itu murni kecelakaan tunggal.

“Terjadi kecelakaan tunggal di kawasan Danau Ranau,” kata Rendi dalam keterangan resminya, pada Minggu, 29 Maret 2026.

Kebakaran Melanda Pabrik Plastik di Gunung Putri Bogor

Rendi menuturkan, kecelakaan diduga akibat mobil yang tidak kuat menanjak di lokasi kejadian.

“Diduga karena mobil tidak kuat menanjak sehingga terjadi kecelakaan,” sambungnya.

25 Korban Luka Ringan, 3 Orang Luka Berat

Dalam insiden ini, dilaporkan total 28 penumpang dalam bus pengantin itu telah menjalani perawatan di Puskesmas BPR Ranau Tengah.

Rendi menyebut, 3 korban mengalami luka berat, sementara 25 orang lainnya mengalami luka ringan.

Menagih Utang Malah Dibayar Bogem Mentah, Tim Sancang Polres Garut Amankan Dadang Buaya

“Korban luka berat masing-masing atas nama Nurhayati (33), Ernita (40), dan Nurjanah (25), seluruhnya merupakan warga Kabupaten Lampung Utara,” jelas Rendi.

Medan Jalan Menanjak dan Menikung

Saat insiden itu, Rendi menuturkan kecelakaan bermula saat Micro Bus warna putih berpelat BE-7403-BU yang dikemudikan Mangju (38) melaju dari arah Banding Agung menuju Simpang Pusri.

Nahas, bus rombongan pengantin itu diduga tidak kuat menghadapi medan jalan yang menanjak dan menikung di lokasi kejadian.

“Setibanya di lokasi kejadian, kendaraan melintasi jalan menanjak dan menikung,” beber Rendi.

“Saat itu kendaraan sempat kesulitan menanjak,” tambahnya.

Posisi Terjungkir di Badan Jalan

Saat mengantisipasi kendaraan mundur, dilaporkan kernet bersama beberapa penumpang sempat mengganjal roda menggunakan batu.

Meski begitu, setelah bus kembali melaju, kendaraan tersebut diduga tidak kuat menanjak.

“Kendaraan kemudian hilang kendali, mundur, dan akhirnya terguling di badan jalan,” terang Rendi.

Kendati tidak menimbulkan korban jiwa, seluruh penumpang mengalami luka akibat insiden tersebut.

Bus Dievakuasi ke Polres OKU Selatan

Di samping itu, bus yang terlibat dalam kecelakaan tersebut sudah dievakuasi ke Polres OKU Selatan.

“Petugas telah melakukan olah TKP, mendata korban dan saksi, serta mengamankan barang bukti berupa satu unit mobil micro bus,” tutur Rendi.

Atas insiden tersebut, pengemudi disangkakan melanggar Pasal 310 ayat (1) dan (3) Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Hingga berita ini terbit, belum ada keterangan lanjutan dari pihak kepolisian usai viralnya insiden bus rombongan pengantin di OKU Selatan tersebut. (***)

Jurnalis: Iwan Buche
Editor: Rusdy Nurdiansyah
Email: rusdynurdiansyah69@gmail.com

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

01

Merasa Dibackingi, Disegel Tetap Beroperasi, Satpol PP Depok Akhirnya Tutup Paksa Koat Coffee

02

Sempat Terhenti, Pembongkaran Bangunan Jogging Track di Badan Air Situ 7 Muara Sawangan Depok Dilanjutkan

03

Lapor KDM, Diintimidasi Preman, Pembongkaran Bangunan di Atas Air Situ 7 Muara Depok Terhenti!

04

Berlaku Nasional, Polres Garut Imbau Masyarakat Manfaatkan Layanan Gratis Contact Center 110

05

Suzuki Carry Minivan 2026, Irit dengan Kegagahan dan Kenyamanan

06

Depok akan Bangun Pabrik Pengelolaan Sampah RDF di TPA Cipayung

07

Warga Dukung Pembangunan Jogging Track Diatas Air Situ 7 Muara Depok, Benarkah Itu?

Sorotan






Kolom