Sekolah
Beranda » Berita » Depok Berikan Pemahaman konsep Sekolah Siaga Kependudukan

Depok Berikan Pemahaman konsep Sekolah Siaga Kependudukan

DP3AP2KB Kota Depok. Rapat pertemuan orientasi Sekolah Siaga Kependudukan oleh DP3AP2KB Kota Depok bersama guru SMP/MTs di Aula Edelweis Gedung Balai Kota, Rabu (30/07/2025). (Foto: Dok Diskominfo Kota Depok) 
DP3AP2KB Kota Depok. Rapat pertemuan orientasi Sekolah Siaga Kependudukan oleh DP3AP2KB Kota Depok bersama guru SMP/MTs di Aula Edelweis Gedung Balai Kota, Rabu (30/07/2025). (Foto: Dok Diskominfo Kota Depok)

RUZKA-REPUBLIKA NETWORK — Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Depok menggelar pertemuan dengan sejumlah guru mata pelajaran Bimbingan Konseling (BK) dan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Madrasah Tsanawiyah (MTs) di Balai Kota, Rabu (30/07/225).

Adapun pertemuan tersebut dilaksanakan untuk memberikan pemahaman tentang konsep Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) kepada guru BK dan IPS di 24 SMP/MTs.

Sekolah Siaga Kependudukan merupakan program yang digulirkan oleh BKKBN untuk mengintegrasikan pendidikan kependudukan, keluarga berencana, dan pembangunan keluarga ke dalam berbagai kegiatan pembelajaran di sekolah.

Baca juga: Disdik Depok Beri Pembekalan 5 Budaya Hidup Sehat

"SSK ini upaya pemerintah membangun generasi muda yang unggul, sadar tantangan masa depan melalui pendidikan kependudukan di sekolah," jelas Kepala Bidang Pengendalian Pennduduk dan Keluarga Berecana DP3AP2KB Kota Depok, May Haryanti dalam keterangan yang diterima, Kamis (31/07/2025).

Pemerintah Perkuat Kesejahteraan Guru Non-ASN pada 2026, Anggaran Rp 14 Triliun Disiapkan

Menurut May, penerapan program SSK juga dilakukan melalui berbagai kegiatan kesiswaan. Seperti ekstrakurikuler, bimbingan konnseling, serta penyediaan pojok kependudukan.

Di Kota Depok, program ini sudah berjalan sejak 2022 lalu melalui rapat koordinasi dengan pihak terkait serta sosialisasi kepada sekolah tingkat SMP/MTs.

Baca juga: Depok Pastikan di Toko Modern Tidak Ada Beras Oplosan

"Lalu dimulai pembentukan SSK di empat sekolah sebagai pilot projek pada 2023, 2024 dibentuk di 12 sekolah, dann tahun ini lokasinya di 24 sekolah," ungkapnya.

Lanjut May, Orientasi SSK tahun ini diikuti oleh 48 guru dari 24 SMP/MTs yang akan terintegrasi dengan Sekolah Siaga Kependudukan. Diharapkan melalui kegiatan ini informasi tentang adanya SSK tersebar luas, dan dapat menjadi contoh bagi sekolah lain dengan berbagai ide dan inovasinya.

Tito Pastikan Sekolah di Aceh, Sumut, dan Sumbar Kembali Aktif 100 Persen Pascabencana

"Kami berharap melalui SSK siswa dapat lebih memahami isu kependudukan, kesehatan reproduksi, dan perencanaan keluarga. Sehingga mereka dapat lebih peduli terhadap permasalahan kependudukan, serta masa depannya lebih terencana," terangnya. (***)

Terpopuler

01

Merasa Dibackingi, Disegel Tetap Beroperasi, Satpol PP Depok Akhirnya Tutup Paksa Koat Coffee

02

Berlaku Nasional, Polres Garut Imbau Masyarakat Manfaatkan Layanan Gratis Contact Center 110

03

Lapor KDM, Diintimidasi Preman, Pembongkaran Bangunan di Atas Air Situ 7 Muara Depok Terhenti!

04

Depok akan Bangun Pabrik Pengelolaan Sampah RDF di TPA Cipayung

05

Depok Bebas Kabel Udara, Kali Ini Jalan Serua Diterbitkan

06

Awak Media Apresiasi Dedikasi Kepolisian Jaga Kelancaran Lalu Lintas di Garut

07

Indosat Konektivitaskan ‘Lidah Menari-nari’ Dapoerinduu, Sajikan Brownies Sehat Bercitarasa Cokelat Keju

Sorotan






Kolom