RUZKA INDONESIA — Berbagi di bulan Ramadhan menjadi wujud nyata kepedulian sosial umat Islam terhadap kaum dhuafa, lansia, dan anak jalanan terlantar.
Momentum suci ini mendorong masyarakat untuk memperkuat empati, solidaritas, dan tanggung jawab kemanusiaan melalui aksi nyata di lapangan.
Ramadhan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga. Bulan penuh berkah ini mengajarkan pentingnya merasakan penderitaan orang lain serta menghadirkan solusi melalui kebaikan sederhana.
Saat umat Muslim menjalankan ibadah puasa, mereka diajak memahami arti kesabaran sekaligus kepedulian terhadap sesama yang hidup dalam keterbatasan.
Berbagi di Bulan Ramadhan sebagai Tanggung Jawab Sosial
Berbagi di bulan Ramadhan memiliki makna mendalam, baik secara spiritual maupun sosial. Dalam ajaran Islam, sedekah menjadi salah satu amalan yang sangat dianjurkan, terlebih pada bulan suci yang diyakini penuh keberkahan.
Kaum dhuafa, lansia yang hidup sendiri, hingga anak-anak jalanan termasuk kelompok rentan yang membutuhkan perhatian lebih. Mereka kerap menghadapi kesulitan ekonomi dan keterbatasan akses kebutuhan dasar seperti makanan, pakaian, dan tempat tinggal yang layak.
Karena itu, aksi sosial seperti pembagian makanan, paket sembako, hingga santunan menjadi bentuk nyata kepedulian. Kebaikan tersebut tidak hanya membantu secara materi, tetapi juga memberikan harapan dan rasa dihargai.
Bentuk Aksi Sosial yang Dilakukan di Ramadhan:
- Pembagian Makanan dan Sembako
Banyak komunitas dan lembaga menggelar pembagian makanan berbuka serta paket kebutuhan pokok untuk masyarakat kurang mampu. Langkah ini membantu meringankan beban ekonomi selama bulan puasa. - Turun Langsung ke Jalanan
Sebagian pihak memilih turun langsung ke lapangan untuk menjangkau warga terlantar yang tidak terdata di lembaga sosial. Pendekatan ini dinilai lebih menyentuh karena bantuan diberikan secara langsung kepada penerima manfaat. - Kunjungan ke Panti Sosial
Selain itu, kunjungan ke panti kaum dhuafa, rumah jompo, dan rumah penampungan dinas sosial juga menjadi agenda rutin banyak organisasi setiap Ramadhan.
Semua bentuk kegiatan tersebut menunjukkan bahwa nilai kemanusiaan menjadi inti dari ibadah sosial di bulan suci.
Aksi Sosial di Jalan Tegar Beriman Kabupaten Bogor
Nilai kepedulian tersebut tercermin dalam kegiatan berbagi yang digelar di sepanjang Jalan Tegar Beriman, Kabupaten Bogor, Sabtu (14/03/2026), bertepatan dengan Ramadhan 1447 Hijriah.
Aksi tersebut menyasar langsung masyarakat terlantar, pemulung, lansia, serta warga kurang mampu yang berada di sekitar kawasan tersebut. Bantuan dibagikan secara langsung sebagai bentuk empati terhadap kondisi mereka.
Salah satu perusahaan yang ikut terlibat dalam aksi sosial tersebut adalah PT Danakirti Media Groups. Perusahaan ini merupakan perusahaan media yang menaungi portal berita ex-pose.net dan wartabelanegara.com.
Sebagai perusahaan media, Danakirti Media Groups tidak hanya berfokus pada penyebaran informasi, tetapi juga menjalankan tanggung jawab sosial di tengah masyarakat.
CEO Danakirti Media Groups, Nining Sriyungsih, menyampaikan bahwa kegiatan berbagi di bulan Ramadhan merupakan agenda rutin perusahaan setiap tahun.
โSetiap Ramadhan kami berupaya berbagi. Biasanya kami mendatangi panti kaum dhuafa, rumah jompo, serta rumah penampungan milik dinas sosial. Namun tahun ini kami turun langsung ke jalan untuk bertemu saudara-saudara kita yang hidup terlantar,โ ujar Nining Sriyungsih.
Dia menambahkan, kegiatan tahun ini dilaksanakan atas saran Owner sekaligus pemilik Danakirti Media Groups, Sri Handayani.
Menurut Sri Handayani, aksi sosial tersebut menjadi bagian dari komitmen moral perusahaan untuk terus hadir membantu masyarakat yang membutuhkan.
โRamadhan adalah waktu terbaik untuk berbagi. Kami ingin memastikan bantuan ini benar-benar sampai kepada mereka yang membutuhkan, khususnya lansia, kaum dhuafa, dan anak jalanan yang sering luput dari perhatian,โ kata Sri Handayani.
Inspirasi Kepedulian untuk Semua
Aksi tersebut menjadi contoh bahwa berbagi di bulan Ramadhan dapat dilakukan oleh siapa saja, baik individu, komunitas, maupun perusahaan. Kepedulian sosial tidak harus menunggu memiliki banyak harta, karena niat tulus dan langkah kecil pun mampu membawa perubahan besar.
Pada akhirnya, esensi Ramadhan terletak pada kemampuan manusia untuk menghadirkan manfaat bagi sesama. Melalui aksi berbagi, nilai kemanusiaan semakin hidup dan solidaritas sosial semakin kuat di tengah masyarakat. (***)
Jurnalis/Editor: Aninggelldivita


Komentar