Info Sehat
Beranda ยป Berita ยป Annisa Pohan Ungkap Peran Perempuan sebagai Garda Terdepan Kesehatan Jantung

Annisa Pohan Ungkap Peran Perempuan sebagai Garda Terdepan Kesehatan Jantung

Ketua Umum Yayasan Jantung Indonesia Annisa Pohan Yudhoyono menjadi narasumber dalam Women Empowerment Conference 2025. (Foto: YJI)
Ketua Umum Yayasan Jantung Indonesia Annisa Pohan Yudhoyono menjadi narasumber dalam Women Empowerment Conference 2025. (Foto: YJI)

RUZKA-REPUBLIKA NETWORK โ€” Annisa Pohan Yudhoyono, Ketua Umum Yayasan Jantung Indonesia (YJI), dalam Women Empowerment Conference 2025, forum yang membahas peran perempuan dalam memajukan kesetaraan, kesehatan, dan pembangunan berkelanjutan menekankan keterkaitan erat antara pemberdayaan perempuan dan kesehatan masyarakat, khususnya dalam pencegahan penyakit kardiovaskular.

โ€œTerdapat keterkaitan yang erat antara pemberdayaan perempuan dan kesehatan masyarakat. Ketika perempuan diberdayakanโ€”dari sisi pendidikan, ekonomi, hingga kesehatanโ€”maka keluarga dan komunitas pun akan menjadi lebih kuat dan sejahtera. Perempuan memegang peran strategis dalam meningkatkan kesadaran kesehatan jantung di Indonesia. Sebagai pusat pengambil keputusan dalam keluarga, perempuan memiliki pengaruh besar dalam membentuk kebiasaan hidup sehat, tidak hanya untuk diri sendiri, tetapi juga untuk anak-anak, suami, dan anggota keluarga lainnya,โ€ ujar Annisa.

Annisa juga menyoroti peran perempuan dalam pelestarian budaya dan edukasi kesehatan. Menurutnya, perempuan adalah penjaga nilai-nilai tradisi dan pendidik pertama dalam keluarga. Dalam konteks kesehatan, seorang ibu dapat menanamkan kebiasaan hidup sehat, seperti pola makan seimbang dan deteksi dini risiko penyakit jantung.

Di tingkat komunitas, perempuan dapat menjadi penggerak kampanye kesehatan, seperti yang telah dilakukan melalui Klub Jantung Sehatโ€”komunitas binaan YJI yang aktif menyelenggarakan penyuluhan dan deteksi dini penyakit kardiovaskular.

Sebagai pemimpin di organisasi kesehatan, Annisa membagikan kiatnya untuk perempuan yang ingin menjadi agen perubahan:

Primaya Hospital Tangerang Perkuat Standar Internasional Melalui Poliklinik Eksekutif

l Asah softskill: Kembangkan empati dan kemampuan berjejaring.

l Jadilah pembelajar seumur hidup: Ikuti pelatihan, seperti public speaking, untuk meningkatkan kapasitas kepemimpinan.

l Bangun tim yang solid: Pemimpin hebat bukan one-woman show, melainkan yang mampu memberdayakan orang lain.

l Jangan takut berbeda: Kepemimpinan perempuan membawa perspektif unik, seperti pendekatan holistik dalam menyelesaikan masalah.

Annisa menyampaikan pesan optimis bahwa dengan memberdayakan perempuan dapat menciptakan dampak berkelanjutan dalam meningkatkan kesehatan jantung masyarakat Indonesia. Perempuan yang sehat dan berdaya akan menjadi fondasi kuat untuk membangun keluarga dan masyarakat yang lebih sejahtera. ***

RSUI Masuk 50 Besar Rumah Sakit Pendidikan di Dunia

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

01

Merasa Dibackingi, Disegel Tetap Beroperasi, Satpol PP Depok Akhirnya Tutup Paksa Koat Coffee

02

Sempat Terhenti, Pembongkaran Bangunan Jogging Track di Badan Air Situ 7 Muara Sawangan Depok Dilanjutkan

03

Lapor KDM, Diintimidasi Preman, Pembongkaran Bangunan di Atas Air Situ 7 Muara Depok Terhenti!

04

Berlaku Nasional, Polres Garut Imbau Masyarakat Manfaatkan Layanan Gratis Contact Center 110

05

Suzuki Carry Minivan 2026, Irit dengan Kegagahan dan Kenyamanan

06

Depok akan Bangun Pabrik Pengelolaan Sampah RDF di TPA Cipayung

07

Warga Dukung Pembangunan Jogging Track Diatas Air Situ 7 Muara Depok, Benarkah Itu?

Sorotan






Kolom