RUZKA INDONESIA — Absurd! Sebagian warga Kota Depok tiba-tiba telah merayakan Hari Raya Idul Fitri 1447 H/2026 terlebih dahulu berbeda dengan Muhammadiyah (MU) dan Nahdlatul Ulama (NU) atau pemerintah.
Sebagian warga Kota Depok yang belum diketahui dari aliran mana telah terlebih dahulu melakukan Sholat Ied di Jalan Juanda pada Kamis (19/03/2026).
Sedangkan para jamaah MU melaksanakan Sholat Ied pada Jumat (20/03/2026) dan NU mengikuti keputusan pemerintah pada Sabtu (21/03/2026).
Padahal, selama ini di Kota Depok belum pernah ada 3 perbedaan dalam melaksanakan Sholat Ied. Dan, biasanya ada perbedaan Sholat Ied dari MU dan NU itu dilakukan para jamaah tarekat Naqsabandiyah di Padang.
Sontak, hal tersebut membuat ramai jagad media sosial (medsos). Dan, adanya perbedaan 3 versi Lebaran Idul Fitri 1447 H akhirnya menjadi candaan netizen di media sosial (medsos).
Ada beberapa konten candaan dibuat yang mengundang gelak tawa dan beragam komentar netizen pun bersahutan yang intinya, Depok dinilai sebagai kota absurd.
Simak, narasi beberapa konten yang muncul di layar medsos Instagram (IG):
- Sircle MU dan NU kalo lebaran malemnya rame, beda sama sircle Depok, sepi senyap, tiba-tiba Sholat Ied.
- Bukan NU atau Muhammadiyah yang lebaran duluan, tapi warga Depok.
- Muhammadiyah biasanya duluan, sekarang Depok. Baru denger aku nih. Depok kata orang ngikutin Telkomsel, 28 hari. Paket Telkomsel kan 28 hari. Hahahahaha.
- Warga Depok lebaran duluan! Berdasarkan rukyat hilal Afganistan.
- Sebagian warga Depok rayakan Idul Fitri duluan, beda dengan MU dan NU. Acuannya rukyat hilal global.
- Lebaran tahun ini tiga periode. Depok hari Kamis, MU hari Jumat, NU hari Sabtu. Gw yang umum aja karena masih gengsi minta maaf duluan.
(***)
Jurnalis/Editor: Rusdy Nurdiansyah
Email: rusdynurdiansyah69@gmail.com


Komentar