RUZKA INDONESIA; JAKARTA — Presiden RI Prabowo Subianto dijadwalkan membuka secara resmi Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 yang digelar Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Forum besar ini disiapkan sebagai ruang konsolidasi untuk memperkuat sinergi kebijakan antara pemerintah pusat dan daerah.
Rakornas akan berlangsung di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Senin (2/2/2026). Ribuan peserta dari berbagai unsur pemerintahan dipastikan hadir, mulai dari kepala daerah, pimpinan DPRD, hingga Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dari seluruh Indonesia.
Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Kemendagri, Benni Irwan, menyatakan bahwa Rakornas tahun ini dirancang untuk menyamakan langkah pusat dan daerah dalam menjalankan program prioritas Presiden menuju visi Indonesia Emas 2045.
“Mempercepat tercapainya keberhasilan program prioritas Presiden untuk mewujudkan kedaulatan pangan dan energi, serta ekonomi yang produktif dan inklusif dengan pencapaian target pertumbuhan ekonomi 8 persen,” ujar Benni di Jakarta, Minggu (1/2/2026).
Presiden Sampaikan Evaluasi 2025 dan Arah Strategis 2026
Selain membuka acara, Presiden Prabowo juga dijadwalkan memberikan arahan langsung kepada seluruh peserta. Dalam arahannya, Presiden akan memaparkan evaluasi kinerja pemerintahan sepanjang 2025 sekaligus strategi kebijakan untuk menghadapi tantangan 2026.
Momen ini dinilai penting karena kepala daerah dan Forkopimda memegang peran kunci sebagai penggerak utama pemerintahan, pembangunan, dan pemberdayaan masyarakat di tingkat daerah. Rakornas menjadi wadah untuk membangun pemahaman yang sama agar kebijakan pusat dapat diterjemahkan secara efektif di lapangan.
Hadirkan Kabinet, TNI, dan Polri dalam Sesi Tematik
Untuk memperkaya pembahasan, Kemendagri menghadirkan jajaran Kabinet Merah Putih, mulai dari menteri koordinator, menteri teknis, pimpinan lembaga negara, hingga unsur TNI dan Polri sebagai narasumber dalam sejumlah sesi tematik.
Setiap sesi akan mengulas isu strategis yang menjadi perhatian nasional, di antaranya:
- Sinergi kebijakan ekonomi dan energi
- Kedaulatan pangan berkelanjutan
- Penguatan koordinasi pusat dan daerah
- Isu-isu strategis pemerintahan dan pembangunan
Dengan format ini, peserta tidak hanya menerima arahan, tetapi juga mendapat gambaran teknis dan operasional dari para pengambil kebijakan nasional.
Dihadiri 4.487 Peserta dari Seluruh Indonesia
Rakornas 2026 diperkirakan dihadiri sekitar 4.487 peserta. Mereka terdiri atas pimpinan kementerian dan lembaga, gubernur, bupati, wali kota, pimpinan DPRD, serta unsur Forkopimda dari berbagai daerah di Indonesia.
Skala kehadiran yang besar menunjukkan pentingnya forum ini sebagai titik temu kebijakan nasional dan implementasi daerah. Kemendagri berharap Rakornas dapat memperkuat koordinasi lintas sektor dan lintas wilayah dalam menjalankan agenda pembangunan nasional.
Melalui Rakornas ini, pemerintah pusat ingin memastikan bahwa program prioritas Presiden tidak berhenti di level kebijakan, melainkan benar-benar terasa dampaknya di masyarakat melalui peran aktif pemerintah daerah.
Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026 pun menjadi momentum strategis untuk menyatukan arah, mempercepat kerja, dan memastikan target pembangunan nasional berjalan selaras dari pusat hingga pelosok daerah.
(Puspen Kemendagri)
Editor: Endro Yuwanto


Komentar