Nasional
Beranda » Berita » Langkah Strategis dan Fundamental, Program Prioritas Prabowo Revitalisasi 71 Ribu Sekolah

Langkah Strategis dan Fundamental, Program Prioritas Prabowo Revitalisasi 71 Ribu Sekolah

Anggota DPD RI Dapil DKI Jakarta Fahira Idris menilai kebijakan revitalisasi 71 ribu sekolah ini bukan sekadar proyek pembangunan fisik, melainkan investasi jangka panjang dalam pembangunan sumber daya manusia. (Foto: Dok RUZKA INDONESIA)
Anggota DPD RI Dapil DKI Jakarta Fahira Idris menilai kebijakan revitalisasi 71 ribu sekolah ini bukan sekadar proyek pembangunan fisik, melainkan investasi jangka panjang dalam pembangunan sumber daya manusia. (Foto: Dok RUZKA INDONESIA)

RUZKA INDONESIA – Program prioritas Presiden Prabowo Subianto berupa revitalisasi 71 ribu sekolah di seluruh Indonesia mendapat apresiasi dari Anggota DPD RI Dapil DKI Jakarta Fahira Idris. Program ini dinilai sebagai langkah strategis dan fundamental untuk memperbaiki kualitas pendidikan nasional melalui pemenuhan sarana dan prasarana pendidikan yang layak, aman, dan mendukung semua aktivitas belajar mengajar.

Menurut Fahira Idris, program revitalisasi 71 ribu satuan pendidikan ini penting untuk memastikan pemenuhan hak dasar anak-anak Indonesia untuk belajar di lingkungan yang aman dan sehat. Ia menilai, kebijakan ini bukan sekadar proyek pembangunan fisik, melainkan investasi jangka panjang dalam pembangunan sumber daya manusia.

“Program revitalisasi 71 ribu sekolah patut diapresiasi karena menyentuh fondasi paling dasar dari mutu pendidikan kita,” ujar Fahira Idris di Jakarta, Sabtu (31/01/2026).

Sebagai Senator Jakarta dan pemerhati pendidikan, Fahira Idris menyampaikan lima harapan agar program revitalisasi sekolah ini benar-benar memberikan dampak optimal dan berkelanjutan bagi dunia pendidikan nasional.

Pertama, Fahira Idris berharap revitalisasi sekolah mampu menciptakan lingkungan belajar yang benar-benar aman, sehat, dan layak anak. Menurutnya, perbaikan gedung sekolah harus memastikan aspek keselamatan bangunan, sanitasi yang memadai, serta kenyamanan ruang belajar, sehingga sekolah menjadi ruang yang melindungi siswa dan guru.

Polsek Cibatu Polres Garut Amankan Ratusan Butir Obat Terlarang pada Kasus Laka Lantas

Kedua, ia menekankan pentingnya revitalisasi sekolah sebagai instrumen pemerataan mutu pendidikan antarwilayah. Program ini diharapkan dapat memperkecil kesenjangan kualitas sarana pendidikan antara sekolah di perkotaan dengan sekolah di daerah terpencil, wilayah 3T, maupun daerah terdampak bencana.

“Anak-anak di pelosok dan wilayah rawan bencana harus memiliki kualitas sarana pendidikan yang setara. Revitalisasi ini harus benar-benar menjangkau mereka yang paling membutuhkan,” ungkap Fahira Idris.

Ketiga, Fahira Idris berharap revitalisasi sekolah berjalan seiring dengan peningkatan mutu pembelajaran. Bangunan yang lebih baik, menurutnya, harus diiringi dengan penguatan sarana pendukung belajar, pemanfaatan teknologi pendidikan, serta peningkatan kapasitas guru agar sekolah yang direvitalisasi mampu menjawab tantangan pendidikan masa depan.

Keempat, Fahira Idris menyoroti pentingnya tata kelola yang transparan dan akuntabel dalam pelaksanaan program revitalisasi sekolah. Dengan skala anggaran yang besar, pengawasan yang ketat diperlukan agar kualitas pembangunan terjaga dan manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

“Transparansi dan pengawasan adalah kunci agar revitalisasi sekolah tidak hanya selesai secara fisik, tetapi juga berkualitas dan berkelanjutan,” tegas Senator Jakarta ini.

Gubernur Jakarta Diminta Tutup Bar Party Station di Hotel Kartika One di LA

Kelima, Fahira Idris berharap program revitalisasi sekolah dapat memberi dampak sosial-ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat sekitar. Pelibatan tenaga kerja lokal dan UMKM dalam proses revitalisasi dinilai mampu mendorong perputaran ekonomi daerah sekaligus menumbuhkan rasa memiliki masyarakat terhadap sekolah.

“Revitalisasi sekolah bukan sekadar membangun gedung, tetapi membangun masa depan. Dari ruang kelas yang layak, kita menanam harapan tentang Indonesia yang lebih unggul dan berkeadilan,” tandas Fahira Idris. (***)

Editor: Ao S Dwiyantho Putra
Email: aodwiyantho@gmail.com

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

01

Merasa Dibackingi, Disegel Tetap Beroperasi, Satpol PP Depok Akhirnya Tutup Paksa Koat Coffee

02

Sempat Terhenti, Pembongkaran Bangunan Jogging Track di Badan Air Situ 7 Muara Sawangan Depok Dilanjutkan

03

Lapor KDM, Diintimidasi Preman, Pembongkaran Bangunan di Atas Air Situ 7 Muara Depok Terhenti!

04

Berlaku Nasional, Polres Garut Imbau Masyarakat Manfaatkan Layanan Gratis Contact Center 110

05

Suzuki Carry Minivan 2026, Irit dengan Kegagahan dan Kenyamanan

06

Depok akan Bangun Pabrik Pengelolaan Sampah RDF di TPA Cipayung

07

Warga Dukung Pembangunan Jogging Track Diatas Air Situ 7 Muara Depok, Benarkah Itu?

Sorotan






Kolom