Info Sehat
Beranda ยป Berita ยป Kemenkes Ingatkan Bahaya Virus Nipah yang Mematikan, Ini Gejala dan Sumber Penularannya

Kemenkes Ingatkan Bahaya Virus Nipah yang Mematikan, Ini Gejala dan Sumber Penularannya

Taiwan dan Thailand menerapkan suhu tubuh di bandara. Hal itu untuk mencegah penyebaran virus Nipah.

RUZKA INDONESIA — Munculnya kembali kasus virus Nipah di India membuat kewaspadaan global meningkat.

Hal itu yang membuat Taiwan hingga Thailand ikut melakukan skrining ketat di pintu kedatangan untuk mencegah penularan virus Nipah.

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) juga mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai gejala serta potensi penularan virus mematikan dengan potensi fatalitas hingga 75 persen, termasuk dari makanan yang terkontaminasi.

Virus Nipah dapat menular dari hewan ke manusia, terutama melalui konsumsi buah atau makanan yang terkontaminasi air liur atau urine kelelawar, yang merupakan reservoir alami virus ini.

Kemenkes mengimbau masyarakat agar tidak mengonsumsi buah dengan bekas gigitan kelelawar, serta selalu mencuci dan mengupas buah secara menyeluruh sebelum dikonsumsi.

Primaya Hospital Tangerang Perkuat Standar Internasional Melalui Poliklinik Eksekutif

Selain itu, masyarakat juga diminta menghindari kontak langsung dengan hewan yang terinfeksi.

“Perkuat imunitas tubuh dengan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, seperti cuci tangan pakai air dan sabun, konsumsi makanan bergizi, istirahat cukup, dan rutin beraktivitas fisik,” imbuh Kemenkes dalam keterangan yang diterima, Selasa (27/01/2026).

Bagi masyarakat yang bepergian ke India atau negara lain yang melaporkan kasus virus Nipah, Kemenkes menyarankan agar mengikuti protokol kesehatan yang ditetapkan otoritas setempat.

Kemenkes juga meminta pelaku perjalanan untuk waspada setelah kembali ke Tanah Air. Jika dalam waktu hingga 14 hari pascakepulangan muncul gejala seperti demam, batuk, pilek, sesak napas, muntah, penurunan kesadaran, atau kejang, masyarakat diminta segera memeriksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan.

Virus Nipah dikenal sebagai penyakit zoonosis dengan tingkat kematian yang tinggi dan dapat menyebabkan gangguan pernapasan hingga radang otak (ensefalitis). (***)

RSUI Masuk 50 Besar Rumah Sakit Pendidikan di Dunia

Jurnalis/Editor: Rusdy Nurdiansyah
Email: rusdynurdiansyah69@gmail.com

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

01

Merasa Dibackingi, Disegel Tetap Beroperasi, Satpol PP Depok Akhirnya Tutup Paksa Koat Coffee

02

Sempat Terhenti, Pembongkaran Bangunan Jogging Track di Badan Air Situ 7 Muara Sawangan Depok Dilanjutkan

03

Lapor KDM, Diintimidasi Preman, Pembongkaran Bangunan di Atas Air Situ 7 Muara Depok Terhenti!

04

Berlaku Nasional, Polres Garut Imbau Masyarakat Manfaatkan Layanan Gratis Contact Center 110

05

Suzuki Carry Minivan 2026, Irit dengan Kegagahan dan Kenyamanan

06

Depok akan Bangun Pabrik Pengelolaan Sampah RDF di TPA Cipayung

07

Warga Dukung Pembangunan Jogging Track Diatas Air Situ 7 Muara Depok, Benarkah Itu?

Sorotan






Kolom