Sports
Beranda » Berita » Usai Persib Bungkam Persija, Tom Haye Dapat Teror Kematian

Usai Persib Bungkam Persija, Tom Haye Dapat Teror Kematian

Gelandang serang Persib, Tom Haye usai jalani laga dengan Persija di Stadion Gelora Bandung Lautan (GBLA), Ahad (11/01/2026). (Foto: Dok RUZKA INDONESIA)

RUZKA INDONESIA — Maung Bandung Persib bungkam Persija Jakarta dengan skor tipis 1-0 dalam laga derbi di ke-17 Super League 2025/2026 yang berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan (GBLA), Ahad (11/01/2026).

Kemenangan tersebut membuat Persib kokoh di puncak klasemen dengan nilai 38, sekaligus mengamankan takhta juara paruh musim.

Sedangkan Persija harus puas di posisi ketiga dengan nilai 35 dibawah Borneo FC yang menempati posisi kedua dengan nilai 37.

Laga yang berlangsung sengit itu sempat diwarnai kericuhan antarpemain saat usai pertandingan. Gol semata wayang Persib dicetak Beckham Putra dibabak pertama menit keempat.

Gelandang serang Persib, Tom Haye menjadi sasaran kemarahan pemain Persija karena dianggap diving dan mengulur-ulur waktu di menit-menit terakhir pertandingan disaat Persija sedang membangun serangan.

Planet Sports Asia Resmi Luncurkan Planet Sports Run 2026

Ternyata tak hanya sampai disitu, usai pertandingan, Thom Haye, mengungkap fakta mengejutkan bahwa dirinya dan keluarga mendapat teror kematian.

“Saya bisa menerima banyak hal sebagai seorang profesional, tetapi saya ingin dengan hormat meminta kepada orang-orang yang mengirimkan ancaman kematian dan pesan-pesan mengerikan kepada keluarga saya untuk berhenti. Sepak bola seharusnya tidak perlu sampai sejauh itu,” ungkap Haye yang dikutip melalui akun Instagramnya.

Meski bangga dengan performa tim dan dukungan Bobotoh, Haye merasa sedih melihat kualitas permain yang sering kali ternodai oleh provokasi dan pelangaran yang tidak perlu. Pemain yang telah menyumbang satu go empat assist musim ini tersebut menekankan penting rasa saling menghormati.

“Sangat menyedihkan melihat para pemain ikut berkontribusi pada hal ini dan merusak kualitas permainan. Yang lebih parah, ketika kita mencoba berbicara soal, justru mereka ingin semakin mencari keributan,” tutur Haye.

Dengan tetap optimis, Haye mengajak untuk seluruh pecinta sepak bola, memperbaiki ekosistem sepak bola nasional.

Langkah Pertama John Herdman di Timnas Indonesia: Mengurai Luka Kegagalan Lolos ke Piala Dunia 2026

“Mari kita bersama-sama membangun lingkungan sepak bola yang lebih baik untuk para pemain, untuk para suporter, dan untuk masa depan sepak bola Indonesia,” pungkasnya. (***)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *