Ekonomi
Beranda » Berita » Percepat Transformasi Keuangan Daerah, Depok Optimalisasi Penggunaan Kartu Kredit Indonesia

Percepat Transformasi Keuangan Daerah, Depok Optimalisasi Penggunaan Kartu Kredit Indonesia

Foto ilustrasi Penggunaan Kartu Kredit Indonesia (KKI). (Foto: Dok RUZKA INDONESIA) 
Foto ilustrasi Penggunaan Kartu Kredit Indonesia (KKI). (Foto: Dok RUZKA INDONESIA)

RUZKA-REPUBLIKA NETWORK — Pemerintah Kota (Pemkot) Depok terus memperkuat percepatan digitalisasi keuangan daerah.

Adapun, salah satu langkah yang ditempuh adalah optimalisasi penggunaan Kartu Kredit Indonesia (KKI) Segmen Pemerintah dari Bank BJB serta perluasan berbagai kanal pembayaran digital.

Transformasi digital menjadi kebutuhan penting dalam tata kelola pemerintahan modern. Digitalisasi tidak lagi sekadar inovasi. tetapi fondasi untuk membangun sistem keuangan yang cepat, efisien, transparan, dan akuntabel.

“Digitalisasi bukan lagi sekadar opsi, tetapi kebutuhan dalam tata kelola keuangan. Salah satu instrumen pentingnya adalah KKI yang memastikan transaksi pemerintah dapat dilakukan lebih cepat, aman, dan akuntabel,” ungkap Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Depok, Mangnguluang Mansur, dalam acara High Level Meeting dan Capacity Building Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Kota Depok, Senin (24/11/2025).

Mangnguluang juga menekankan pentingnya pemanfaatan berbagai kanal pembayaran digital seperti QRIS, virtual account, e-commerce, uang elektronik, hingga EDC.

Restribusi IPLT Depok Lampaui Target, Tembus 102,93 Persen

Baca juga: Tim Monev DKUM Depok Tinjau KKMP Tanah Baru, Belanja Hibah Dipertanyakan

Penggunaan kanal ini dinilai mampu meningkatkan efisiensi, meminimalisir risiko penipuan, serta mempermudah transaksi bagi pemerintah maupun masyarakat.

“Pemanfaatan kanal pembayaran digital sangat penting untuk mendukung efisiensi serta menghadirkan kemudahan bagi seluruh pihak,” jelasnya.

Sekda sekaligus Ketua Harian TP2DD Kota Depok, menegaskan perlunya sinergi kuat antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat melalui Satgas P2DD, perbankan, serta regulator terkait. Kolaborasi ini diperlukan agar langkah implementasi berjalan konsisten dan terarah.

Pertemuan ini diharapkan tidak hanya menjadi ruang diskusi, tetapi juga melahirkan kebijakan strategis dan langkah percepatan yang dapat segera ditindaklanjuti oleh seluruh perangkat daerah. Upaya tersebut penting untuk menjaga ritme percepatan digitalisasi dan mendukung berbagai target prioritas daerah.

Dukung Swasembada Pangan Nasional 2026, Polres Garut Gelar Penanaman Jagung Serentak

“Melalui penguatan ekosistem digital secara menyeluruh, kami berkomitmen menghadirkan tata kelola keuangan yang modern dan efektif untuk mendukung pembangunan menuju Depok Maju serta memberikan kontribusi nyata bagi Indonesia Emas 2045,” pungkas Mangnguluang. (***)

Terpopuler

01

Merasa Dibackingi, Disegel Tetap Beroperasi, Satpol PP Depok Akhirnya Tutup Paksa Koat Coffee

02

Sempat Terhenti, Pembongkaran Bangunan Jogging Track di Badan Air Situ 7 Muara Sawangan Depok Dilanjutkan

03

Lapor KDM, Diintimidasi Preman, Pembongkaran Bangunan di Atas Air Situ 7 Muara Depok Terhenti!

04

Berlaku Nasional, Polres Garut Imbau Masyarakat Manfaatkan Layanan Gratis Contact Center 110

05

Depok akan Bangun Pabrik Pengelolaan Sampah RDF di TPA Cipayung

06

Suzuki Carry Minivan 2026, Irit dengan Kegagahan dan Kenyamanan

07

Warga Dukung Pembangunan Jogging Track Diatas Air Situ 7 Muara Depok, Benarkah Itu?

Sorotan






Kolom