
RUZKA-REPUBLIKA NETWORK – Akibat jalan licin, tertimpa tanah longsor beberapa waktu lalu, menyebabkan satu unit kendaraan truk tronton tergelincir di jalan raya wilayah Kecamatan Cikajang, Kabupaten Garut, Jawa Barat (Jabar).
Akibat peristiwa terjadi pada Kamis (20/11/2025) itu menyebabkan arus lalu lintas dari arah Garut ke Pameungpeuk dan sebaliknya menjadi terganggu.
Mendapati kondisi tersebut, personel Polsek Cikajang, melakukan evakuasi terhadap satu unit kendaraan truk tronton bermuatan hebel yang tergelincir di wilayahnya tersebut.
Kapolsek Cikajang, AKP Patri Arsono, menjelaskan, peristiwa tersebut terjadi sekira pukul 13.00 WIB, menyebabkan arus lalu lintas dari arah Garut maupun dari arah Pameungpeuk mengalami kemacetan.
“Peristiwa tergelincirnya truk bermuatan hebel itu diduga akibat kondisi jalan licin, bekas longsoran tanah yang terjadi pada hari Minggu sebelumnya,” ungkap Kapolsek Cikajang.
Akibatnya, ungkap Kapolsek Cikajang, kondisi tersebut membuat badan jalan menjadi sempit sehingga menghambat laju kendaraan lainnya serta rawan dilalui kendaraan besar.
Baca juga: Program Polisi Sahabat Anak, Polres Garut Terima Kunjungan TK Rabbani
Dikarenakan akses jalan menjadi sempit akibat peristiwa tersebut, ujarnya, personel Polsek Cikajang yang tiba di lokasi langsung melakukan pengaturan lalu lintas dengan sistem buka-tutup.
“Upaya ini dilakukan untuk mencegah kemacetan total, sekaligus memberi ruang bagi proses evakuasi kendaraan,” ujar Kapolsek Cikajang.
Selanjutnya melakukan evakuasi truk yang tergelincir dengan cara menurunkan sebagian muatan hebel agar bobot kendaraan berkurang dan dapat ditarik ke posisi yang lebih aman.
Setelah muatan berhasil diturunkan, terangnya, truk tronton yang tergelincir tersebut berhasil dipindahkan dan arus lalu lintas pun kembali berjalan normal.
Tindakan cepat tersebut dilakukan, ujar Kapolsek Cikajang, AKP Patri Arsono agar arus lalu lintas kendaraan kembali normal dan aktivitas masyarakat pun berjalan lancar.
“Kami juga mengimbau para pengguna jalan, terutama yang mengendarai kendaraan besar, agar meningkatkan kewaspadaan saat melintasi jalur rawan longsor dan kondisi jalan licin.” pungkasnya. (***)
Jurnalis: Ridwan

